Agen Bola - Musim lalu, musim perdana berseragam Juventus, Alvaro Morata berjasa mengantarkan sang kampiun Italia ke final Liga Champions. Di semifinal, Morata berkontribusi besar menyingkirkan Real Madrid, mantan klubnya.
Ada kemungkinan Morata bertemu lagi dengan Madrid di Eropa. Morata mengaku lebih suka jika itu tidak jadi kenyataan.
"Saya tak mau menghadapi Madrid lagi. Memang menyenangkan bisa membantu tim saya lolos ke final Liga Champions musim lalu, tapi di saat bersamaan ada juga sebuah perasaan aneh," kata Morata dalam wawancara dengan Cadena SER.
Morata memperkuat Madrid dari tahun 2010 sebelum dibeli Juventus seharga €20 juta pada tahun 2014. Madrid punya opsi untuk membelinya kembali di masa mendatang.
Di Liga Champions musim ini, Madrid sudah pasti lolos dari Grup A ke fase knockout dengan dua matchday tersisa. Sementara itu, Juventus butuh tambahan satu poin lagi untuk melenggang dari Grup D.
Ray Parlour mengaku optimis Arsenal bakal bisa lolos ke babak 16 besar Liga Champions musim ini walau saat ini peluangnya cukup tipis.
Arsenal tumbang dua kali di di dua laga awal grup F Liga Champions. Mereka sempat mengalahkan Bayern Munchen di matchday ke-3, namun di matchday ke-4 Bayern sukses melakukan revans pada The Gunners.
Harapan untuk lolos dari fase grup pun kian menipis bagi Arsenal. Peluang memang masih ada, namun mereka juga harus menggantungkan asanya pada klub-klub lain. Mereka harus berharap Bayern bakal bisa menumpas Olympiakos di matchday 5 sementara mereka juga harus bisa menundukkan Dinamo Zagreb.
Lalu di matchday 6, Arsenal juga harus bisa mengalahkan Olympiakos ketika bertarung di Yunani. Kemenangan saja juga tak cukup, karena Mesut Ozil cs juga harus bisa menang dengan selisih minimal dua gol.
Walau demikian, Parlour mengaku masih optimis pasukan Arsene Wenger itu bakal bisa lolos ke fase knock-out. Baca juga David Luiz dan Cavani Enggan Kembali ke PSG?.
"Saya rasa mereka akan bisa mengalahkan Dinamo Zagreb dan mereka juga mampu menang di Olympiakos dan unggul dengan selisih dua gol," seru Parlour pada Kicca.
Masa depan Ilkay Gundogan di Borussia Dortmund kembali menjadi bahan spekulasi. Menjelang bursa transfer bulan Januari nanti, berbagai rumor kembali muncul soal potensi transfer Gundogan.
Menurut Kicker, Juventus sudah mengamati permainan Gundogan musim ini. Juve membutuhkan seorang regista setelah ditinggal Andrea Pirlo pada musim panas lalu.
Kicker menyatakan bahwa Juve memiliki dana yang cukup untuk mendapatkan Gundogan. Performa keuangan Juve musim lalu sangat bagus karena sukses melaju ke final Liga Champions.
Kabarnya, Gundogan bisa dibeli dengan harga 25 juta euro. Harga itu sempat membuat Barcelona dan Manchester United tertarik meski kemudian transfer gagal terwujud karena satu dan lain hal.
Dortmund sendiri kabarnya sudah menyerahkan semua keputusan kepada Gundogan. Jika memang ingin pergi, pihak klub tidak akan menghalanginya.
Striker Juventus Alvaro Morata punya satu orang yang dijagokannya untuk meraih Ballon d'Or 2015. Dia adalah mantan rekannya di Real Madrid, yakni Cristiano Ronaldo.
Ronaldo merupakan pemenang di dua edisi sebelumnya. Morata menilai sang bintang Portugal layak kembali meraihnya.
"Saya akan memberikan Ballon d'Or kepada Cristiano. Saya tahu bagaimana dia selalu bekerja keras. Dia tak pernah berhenti mengembangkan diri untuk menjadi yang terbaik," kata Morata dalam wawancara dengan Cadena SER.
Ronaldo sejauh ini sudah memiliki tiga trofi Ballon d'Or, yaitu dari tahun 2008, 2013 dan 2014. Dia butuh satu lagi untuk menyamai rekor empat Ballon d'Or Lionel Messi (2009, 2010, 2011, 2012).
Ronaldo mengawali musim ini dengan meyakinkan. Namun, belakangan ini dia kesulitan mencetak gol.
"Cristiano pasti akan segera kembali mencetak gol demi gol," pungkas Morata.
Lihat yang menarik lainnya
AbadiPoker.com Situs Agen Poker Domino dan Capsa Susun Online Terpercaya Indonesia
Sempurnapoker.com Agen Judi Poker Domino Capsa Online Indonesia Dan Bandar Terpercaya
SehatPoker.com Agen Poker Terpercaya dan Agen Poker Terbaik Dengan Uang Asli di Indonesia
Nusantarapoker.com Agen Poker Online Terpercaya Indonesia Dengan Uang Asli
Marspoker Situs Judi Poker Domino Online Terpercaya
ngedit blog
Sabtu, 21 November 2015
Kamis, 24 September 2015
Van Gaal Masih Harus Buktikan Diri
AbadiPoker - Pelatih Manchester United, Louis van Gaal dikabarkan telah mendapatkan lampu hijau untuk kontrak baru. Namun pihak klub memberikan syarat kepadanya untuk membuktikan bahwa ia layak mendapatkan kontra baru.
Masa depan Van Gaal memang belum menemui kepastian. Meskipun musim lalu sukses memperbaiki peringkat dan membawa lolos ke Liga Champions, pun awal musim ini juga mampu tampil bagus, namun masa depannya masih abu-abu.
Seperti dilansir Daily Star, pihak klub memiliki alasan untuk tak buru-buru memberikan kontrak baru kepada Van Gaal karena klub ingin Van Gaal memberi bukti dan bekerja keras membawa The Red Devils meraih gelar.
"Pelatih menikmati tantangan yang diberikan klub dan bersedia memperpanjang kontraknya untuk menunda dirinya pensiun," ujar sumber klub saat ditanya mengenai masa depan Van Gaal.
"Tetapi pada kenyataannya, Van Gaal masih harus meyakinkan bos bahwa dia layak mendapatkan perpanjangan kontrak itu. Namun ini bukan berarti ia tengah diadili," tandasnya.
Arsene Wenger masih belum bisa merelakan kekalahan dariChelsea. Meski barusan menang dalam Derby London Utara yang secara historis lebih terasa emosional, namun Wenger masih menggerutu soal laga melawan The Blues.
Wenger kecewa berat karena ia merasa timnya sudah diakali habis-habisan oleh Diego Costa. Meski Costa sudah dihukum dan kartu merah Gabriel Paulista dicabut, Wenger masih belum puas.
"Keputusan itu membuktikan apa yang harusnya terjadi dalam pertandingan. Tapi keputusan ini hanya memperbaiki lima persen dari kerusakan yang kami alami. Harusnya kami bermain dengan 11 pemain dan Chelsea dengan sepuluh pemain. Yang terjadi di lapangan malah sebaliknya," cetus Wenger seperti dikutip FourFourTwo. Baca juga Neymar Akui Bicara dengan MU Tapi Tak Ada Pinangan Resmi.
Wenger pun mengaku sudah melihat tayangan ulang dari pertandingan melawan Chelsea. Ia mengaku masih marah dengan berbagai keputusan yang dibuat oleh wasit.
"Saya sudah menyaksikan video pertandingan. Ada banyak hal yang mengejutkan terjadi dalam pertandingan itu. Beberapa insiden ditangani wasit dengan tidak serius. Sebaiknya saya tidak bicara terlalu banyak karena saya masih marah."
Agen Anthony Martial mengkritik Arsene Wenger yang mengklaim sudah mengikuti perkembangan kliennya sejak kecil. Wenger memang mengaku sudah mengawasi perkembangan pemain timnas Prancis itu sejak lama.
Wenger menyatakan hal itu setelah Martial dibeli Manchester United dengan harga 36 juta pound. Wenger pun menyatakan bahwa ia memilih untuk tidak membeli Martial karena menganggapnya sebagai winger saja.
Philippe Lamboley, sang agen, menyatakan bahwa Wenger sudah salah menilai Martial. Bagi Lamboley, Martial bukan sekadar winger, namun sudah menjadi penyerang modern yang fleksibel. Ia pun menyebut Wenger sebagai pengamat pemain yang tak mau membeli.
"Anthony adalah penyerang modern. Saya kaget dengan analisis Wenger yang mengaku sudah mengikuti perkembangan Anthony dalam waktu lama. Jika Wenger hanya mencari alasan untuk tidak membelinya, saya bisa terima bahwa Anthony memang bisa bermain sebagai winger. Tapi dalam sepakbola, ada pelatih yang mengikuti perkembangan pemain dan ada tipe pelatih yang membelinya," terang Lamboley kepada Situs Agen Poker Domino dan Capsa Susun Online.
Wenger sendiri banyak dikritik oleh para pendukung Arsenal karena cenderung pasif dalam bursa transfer musim panas lalu. Wenger hanya mendatangkan satu pemain besar, Petr Cech, meski Arsenal memiliki dana melimpah.
Masa depan Van Gaal memang belum menemui kepastian. Meskipun musim lalu sukses memperbaiki peringkat dan membawa lolos ke Liga Champions, pun awal musim ini juga mampu tampil bagus, namun masa depannya masih abu-abu.
Seperti dilansir Daily Star, pihak klub memiliki alasan untuk tak buru-buru memberikan kontrak baru kepada Van Gaal karena klub ingin Van Gaal memberi bukti dan bekerja keras membawa The Red Devils meraih gelar.
"Pelatih menikmati tantangan yang diberikan klub dan bersedia memperpanjang kontraknya untuk menunda dirinya pensiun," ujar sumber klub saat ditanya mengenai masa depan Van Gaal.
"Tetapi pada kenyataannya, Van Gaal masih harus meyakinkan bos bahwa dia layak mendapatkan perpanjangan kontrak itu. Namun ini bukan berarti ia tengah diadili," tandasnya.
Arsene Wenger masih belum bisa merelakan kekalahan dariChelsea. Meski barusan menang dalam Derby London Utara yang secara historis lebih terasa emosional, namun Wenger masih menggerutu soal laga melawan The Blues.
Wenger kecewa berat karena ia merasa timnya sudah diakali habis-habisan oleh Diego Costa. Meski Costa sudah dihukum dan kartu merah Gabriel Paulista dicabut, Wenger masih belum puas.
"Keputusan itu membuktikan apa yang harusnya terjadi dalam pertandingan. Tapi keputusan ini hanya memperbaiki lima persen dari kerusakan yang kami alami. Harusnya kami bermain dengan 11 pemain dan Chelsea dengan sepuluh pemain. Yang terjadi di lapangan malah sebaliknya," cetus Wenger seperti dikutip FourFourTwo. Baca juga Neymar Akui Bicara dengan MU Tapi Tak Ada Pinangan Resmi.
Wenger pun mengaku sudah melihat tayangan ulang dari pertandingan melawan Chelsea. Ia mengaku masih marah dengan berbagai keputusan yang dibuat oleh wasit.
"Saya sudah menyaksikan video pertandingan. Ada banyak hal yang mengejutkan terjadi dalam pertandingan itu. Beberapa insiden ditangani wasit dengan tidak serius. Sebaiknya saya tidak bicara terlalu banyak karena saya masih marah."
Agen Anthony Martial mengkritik Arsene Wenger yang mengklaim sudah mengikuti perkembangan kliennya sejak kecil. Wenger memang mengaku sudah mengawasi perkembangan pemain timnas Prancis itu sejak lama.
Wenger menyatakan hal itu setelah Martial dibeli Manchester United dengan harga 36 juta pound. Wenger pun menyatakan bahwa ia memilih untuk tidak membeli Martial karena menganggapnya sebagai winger saja.
Philippe Lamboley, sang agen, menyatakan bahwa Wenger sudah salah menilai Martial. Bagi Lamboley, Martial bukan sekadar winger, namun sudah menjadi penyerang modern yang fleksibel. Ia pun menyebut Wenger sebagai pengamat pemain yang tak mau membeli.
"Anthony adalah penyerang modern. Saya kaget dengan analisis Wenger yang mengaku sudah mengikuti perkembangan Anthony dalam waktu lama. Jika Wenger hanya mencari alasan untuk tidak membelinya, saya bisa terima bahwa Anthony memang bisa bermain sebagai winger. Tapi dalam sepakbola, ada pelatih yang mengikuti perkembangan pemain dan ada tipe pelatih yang membelinya," terang Lamboley kepada Situs Agen Poker Domino dan Capsa Susun Online.
Wenger sendiri banyak dikritik oleh para pendukung Arsenal karena cenderung pasif dalam bursa transfer musim panas lalu. Wenger hanya mendatangkan satu pemain besar, Petr Cech, meski Arsenal memiliki dana melimpah.
Langganan:
Komentar (Atom)